Masih adakah badan sensor film ?
|
Kamis malam di awal Desember, untuk mengurangi kepenatan dengan tugas dan kuliah, aku sempatkan melihat film yang kira-kira menarik. Saya penasaran dengan judul film dan para pemainnya yang mungkin menarik. Perkiraan saya salah, karena semula tak kira film hantu ternyata agak meleset yaitu tentang pembunuhan sadis oleh dukun yang mendiami pulau air terjun pengantin selain itu film ini menonjolkan pakaian ceweknya yang bukan bikini lagi tetapi sudah telanjang dan hanya menyisakan CD dan BH. Dari awal film ini sudah menampilkan body Tamara, Tyas dan beberapa pemain muda lainya. Film ini dengan vulgar menampilkan lekuk tubuh janda kembang Tamara dkk di tempat tidur, ketika mandi di pantai, ketika di speedboat. bersama pasangannya masing-masing film ini juga menampilkan ciuman yang mengumbarkan seks. Film ini juga menampilkan kesadisan pembunuhan yang dilakukan oleh dukun yang mendiami pulau tersebut. Dukun ini dengan pisau, tombak, kapak serta kesadisan lain dalam membunuh setiap orang yang datang ke pulau tersebut. Kemana badan sensor film nasional? Apakah sekarang sudah tidak ada sensor film di negeri ini? Atau adegan telanjang dianggap sudah biasa? Bagaimana dengan kesadisan yang dipertunjukkan dengan vulgar? Yang mengkhawatirkan dari film tersebut adalah bila ditonton oleh anak-anak yang belum siap secara mental serta meniru adegan yang ada secara mentah-mentah. Selain itu adegan yang ada sudah tidak menggambarkan lagi budaya timur yang santun dan meniru budaya barat yang menonjolkan kebebasan dari cara berpakaian serta kesadisan. Selain itu Badan sensor film terlihat sudah frigid dan mati rasa, sudah tidak tidak memperhatikan lagi generasi mendatang serta budaya Indonesia. Atau demi uang semua masa bodoh?
Silahkan Login untuk menulis komentar pada artikel ini, atau klik menu "Daftar Member" bagi yang belum menjadi anggota agar anda bisa mengirim artikel atau komentar di situs ini
Powered by !JoomlaComment 3.25
3.25 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
|||||
| Pemutakhiran Terakhir ( Jumat, 04 Desember 2009 15:35 ) |
Artikel Terbaik
Komentar Baru
Pengunjung
![]() | Hari ini | 862 |
![]() | Kemarin | 1517 |
![]() | Minggu ini | 11765 |
![]() | Bulan ini | 26305 |
![]() | Total | 366687 |
Anggota LOGIN
Artikel Terbaru
Komisi klik 10 iklan perhari 0,10$, jika 20 referal klik 10 iklan komisi 2.00$,kalo setiap hari komisi 2.10$, jadi perminggu komisi 14.70$ Buktikan sendiri!!

DOMAIN Gratis Tanpa Syarat
Mau domain gratis untuk website anda
Tamu RC Sekarang
Ada 36 tamu onlineJumlah Anggota
Total Members : 941Latest Member : nova
Members Online : 0
Today : 3 Registers
This Week : 17 Registers
This Month : 50 Registers

Hub.0819.0368.1012
Pdf
Print
Email 






Belajarlah dari real...
link:http://www.amandaiec.com/ If th...
Keindahan Masa Kecil
link:http://www.amandaiec.com/ With ...
Fenomena Golput
Yesterday was Chinese 32 Arbor Day. ...
Keris Empu IbLiS
Set the power of the whole link:http...
Gangguan Jiwa Pasca ...
According to the statistic data link...